Ngintip Teman Mama Pakai Daster Duduk Ngangkang

Kamis, Mei 4th, 2017 - Cerita Dewasa
ITIL Service

Cerita Sex Terbaru – setelah sebelumnya ada Sekretaris Nakal Pengen Punya Anak, kini ada kisah terbaru Ngintip Teman Mama Pakai Daster Duduk Ngangkang. selamat membaca dan menikmati sajian khusus bacaan cerita sex bergambar yang hot dan di jamin seru meningkatkan nafsu birahi seks.

Ngintip Teman Mama Pakai Daster Duduk Ngangkang

Ngintip Teman Mama Pakai Daster Duduk Ngangkang

Kejadian ini terjadi ketika aku kelas 3 SMP, yah aku perkirakan umur aku waktu itu baru saja 14 tahun . Aku gak tahu kenapa yah perkembangan ngentotnya begitu cepat sampai-sampai umur segitu stelah mau ngerasain yang enak-enak . Yah itu semua karena temen nyokap kali yah, Soalnya temen nyokap Aku yang namanya tante Maria (biasa kupanggil dia begitu) orangnya mengnafsukan banget, langsing dan juga awet muda bikin aku bergetar .

tante Maria ini tinggal dekat rumahku, cuma beda 5 rumahlah, nah tante Maria ini cukup deket sama keluargaku meskipun enggak ada hubungan saudara . Dan dapat dipastikan kalau sore biasanya banyak ibu-ibu suka ngumpul di rumahku buat sekedar ngobrol bahkan suka ngocehin suaminya sendiri . Nah tante Maria inilah yang bikin aku cepet besar (maklumlah anak masih puber kan biasanya suka yang cepet-cepet) .

Biasanya tante Maria kalau ke rumah Aku selalu menggunakan daster atau kadang-kadang celana pendek yang bikin aku ser . . ser . . ser . . Biasanya kalau telah sore tuh ibu-ibu suka ngumpul di ruang TV dan biasanya juga aku pura-pura nonton TV saja sambil lirak lirik . tante Maria ini gak tahu sengaja atau nggak aku juga enggak tahu yah . Dia sering kalau duduk itu tuh mengangkang, kadang pacuma kebuka dikit bikin Aku ser . . ser lagi deh hmm .

Apa keasyikan ngobrolnya apa emang sengaja Aku juga enggak bisa ngerti, tapi yang pasti sih aku kadang puas banget sampai-sampai kebayang kalau lagi tidur . Kadang kalau sgilag ngerumpi sampai ketawa sampai lupa kalau duduk nya tante Maria ngangkang sampai-sampai celana dalemnya kesaritan (wuih aku suka banget nih) . Pernah aku hampir ketahuan pas lagi ngelirik wah rasanya ada perasaan takut malu sampai-sampai Aku enggak bisa ngoceh sampai panas dingin tapi tante Maria malah diam saja malah dia tambahin lagi deh gaya duduknya . Nah dheri situ aku telah mulai suka sama tuh tante yang satu itu . Setiap hheri pasti Aku melihat yang namanya paha sama celana dalem tuh tante .

Pernah juga Aku waktu jalan-jalan bareng ibu-ibu ke puncak nginep di apartment . Ibu-ibu cuma bawa anaknya, nah secara tidak sengaja Mami Aku ngsajak Aku pasti tante Maria pula ikut wah asyik juga nih pikir ku . Waktu hheri ke-2 malam-malam sekitar jam 8-9 mereka ngobrol di luar deket taman sambil bakar jagung . Ternyata mereka sgilag bercerita tentang hantu, ih dasar ibu-ibu masih juga kaya anak kecil ceritanya yang serem-serem, pas waktu itu tante Maria mau ke WC tapi dia takut . Tentu saja tante Maria di ketawain sama gangnya karena enggak berani ke WC sendiri karena di apartment enggak ada orang jadinya takut sampai-sampai dia mau kencing di deket pojokan taman .

Lalu tante Maria menherik tangan Aku minta ditemenin ke WC, yah aku sih mau saja . Pergilah aku ke dalam apartment sama tante Maria, sesampainya Aku di dalam apartment Aku nunggu di luar WC eh malah tante Marian ngsajak masuk nemenin dia soalnya katanya dia takut .

“Lex temenin tante yah tunggu di sini saja buka saja pintu nya enggak usah di tutup, tante takut nih”, kata tante Maria sambil mulai berjongkok .

Dia mulai menurunkan celana pendeknya sebatas betis dan juga celana dalamnya yang berwarna putih ada motif rendanya sebatas lutut juga . “Serr . . rr . . serr . . psstt”, kalau enggak salah gitu deh bunyinya . Jantungku sampai deg-degan waktu sarit tante Maria kencing, dalam hatiku, kalau saja tante Maria boleh ngasih sarit terus boleh memegangnya hmm . Sampai-sampai aku bengong ngesarit tante Maria .

“Heh kenapa kamu Lex kok diam gitu awas nanti kesambet” kata tante Maria .
“Ah enggak apa-apa tante ”, jawabku .
“Pasti kamu lagi mikir yang enggak-enggak yah, kok melihatnya ke bawah terus sih?”, tanya tante Maria .
“Enggak kok tante , aku cuma gak pernah sarit cewek kencing dan kaya apa sih bentuk itunya cewek?” tanyaku .

tante Maria cebok dan bangun tanpa menaikkan celana sama CDnya .

“Kamu mau sarit Lex? Nih tante kasih sarit tapi jangan bilang-bilang yah nanti tante enggak enak sama Mamamu”, kata tante Maria .

Aku cuma mengangguk mengiyakan saja . Lalu tanganku dipegang ke arah memeknya . Aku tambah deg-degan sampai panas dingin karena baru kali ini Aku megang sama melihat yang namanya memek . tante Maria membiarkanku memegang-megang memeknya .

“Sudah yah Lex nanti enggak enak sama ibu-ibu yang lain dikirain kita ngapain lagi” .
“Iyah tante ”, jawabku .

Lalu tante Maria menaikan celana dalam juga celana pendeknya terus kami gabung lagi sama ibu-ibu yang lain .

Esoknya aku masih belum bisa melupakan hal semalam sampai sampai aku panas dingin . Hheri ini semua pengen bteriakkat jalan-jalan dheri pagi sampai sore buat belanja oleh-oleh rekreasi . Tapi aku enggak ikut karena badanku enggak enak .

“Lex, kamu enggak ikut?” tanya mamiku .
“Enggak yah Mam aku enggak enak badan nih tapi aku minta di bawain kue mochi saja yah Mah” kataku .
“Yah telah istirahat yah jangan main-main lagi” kata Mami .
“Erni, kamu mau kan tolong jagain si Alex nih yah, nanti kalau kamu ada pesenan yang mau di beli biar sini aku beliin” kata Mami pada tante Maria .
“Iya deh Kak aku jagain si Alex tapi beliin aku tales sama sayuran yah, aku mau bawa itu buat balik besok” kata tante Maria .

Akhirnya mereka semua bteriakkat, cuma tinggal aku dan tante Maria berdua saja di apartment, tante Maria baik juga sampai-sampai aku di bikinin bubur buat sarapan, jam menunjukan pukul 9 pagi waktu itu .

“Kamu sakit apa sih Lex? kok lemes gitu?” tanya tante Maria sambil nyuapin aku dengan bubur ayam buatannya .
“Enggak tahu nih tante kepalaku juga pusing sama panas dingin aja nih yang di rasa” kataku .

tante Maria begitu perhatian padaku, maklumlah di usia perkawinannya yang telah 5 tahun dia belum dikaruniai seorang buah hati pun .

“Kepala yang mana Lex atas apa yang bawah?” kelakar tante Maria padaku .
Aku pun bingung, “Memangya kepala yang bawah ada tante ? kan kepala kita cuma satu?” jawabku polos .
“Itu tuh yang itu yang kamu sering tutupin pake segitiga pengaman” kata tante Maria sambil memegang si kecilku .
“Ah tante bisa saja” kataku .
“Eh jangan-jangan kamu sakit gara-gara semalam yah” aku cuma diam saja .

Selesai sarapan badanku dibasuh air hangat oleh tante Maria, pada waktu dia ingin membuka celanaku, kubilang, “ tante enggak usah deh tante biar Alex saja yang ngelap, kan malu sama tante ”
“Enggak apa-apa, tanggung kok” kata tante Maria sambil menurunkan celanaku dan CDku .

Dilapnya si kecilku dengan hati-hati, aku cuma diam saja .
“Lex mau enggak pusingnya hilang? Biar tante obatin yah”
“Pakai apa Tan, aku enggak tahu obatnya” kataku polos .
“Iyah kamu tenang saja yah” kata tante Maria .

Lalu di genggamnya kontol kontolku dan dielusnya langsung spontan detik itu juga kontolku berdiri tegak . Dikocoknya slow-slow tapi pasti sampai-sampai aku melayang karena baru pertama kali merasakan yang seperti ini .

“Achh . . cchh . .” aku cuma mendesah slow dan tanpa kusadheri tanganku memegang memek tante Maria yang masih di balut dengan celana pendek dan CD tapi tante Maria cuma diam saja sambil tertawa kecil terus masih melakukan kocokannya . Sekitar 10 menit kemususan aku merasakan mau kencing .

“ tante telah dulu yah aku mau kencing nih” kataku .
“Sudah, kencingnya di mulut tante saja yah enggak apa-apa kok” kata tante Maria .

Aku bingung campur heran melihat kontolku dikulum dalam mulut tante Maria karena tante Maria tahu aku telah mau keluar dan aku cuma bisa diam karena merasakan enaknya .

“Hhgg . .achh . . tante aku mau kencing nih bener ” kataku sambil meremas memek tante Maria yang kurasakan berdenyut-denyut .
tante Mariapun langsung menghjilat dengan ganasnya dan badanku pun menggelinjang keras .
“Croott . . ser . . err . . srett . .” moncrotlah air maniku dalam mulut tante Maria, tante Maria pun langsung menyedot sambil menelan maniku sambil menjilatnya . Dan kurasakan memek tante Maria berdenyut kencang sampai-sampai aku merasakan celana tante Maria lembab dan agak basah .
“Enak kan Lex, pusingnya pasti hilang kan?” kata tante Maria .
“Tapi tante aku minta maaf yah aku enggak enak sama tante nih soalnya tante . .”
“Sudah enggak apa-apa kok, oh iya kencing kamu kok kental banget, wangi lagi, kamu enggak pernah ngocok Lex?”
“Enggak tante ”

Tanpa kusadheri tanganku masih memegang memek tante Maria .

“Loh tangan kamu kenapa kok di situ terus sih” . Aku jadi salah tingkah
“Sudah enggak apa-apa kok, tante ngerti” katanya padaku .
“ tante boleh enggak Alex megang itu tante lagi” pintaku pada tante Maria .
tante Maria pun melepaskan celana pendeknya, saya lihat celana dalam tante Maria basah gak tahu kenapa .
“ tante kencing yah?” tanyaku .
“Enggak ini namanya tante birahi Lex sampai-sampai celana dalam tante basah” .

Dilepaskannya pula celana dalam tante Maria dan mengelap memeknya dengan handukku . Lalu tante Maria duduk di sampingku

“Lex pegang nih enggak apa-apa kok telah tante lap” katanya . Akupun mulai memegang memek tante Maria dengan tangan yang agak gemetar, tante Maria cuma ketawa kecil .
“Lex, kenapa? Biasa saja donk kok gemetar kaya gitu sih” kata tante Maria .
Dia mulai memegang kontolku lagi, “Lex tante mau itu nih” .
“Mau apa tante ?”
“Itu tuh”, aku bingung atas permintaan tante Maria .
“Hmm itu tuh, mempunyai kamu di memasukan ke dalam itunya tante kamu mau kan?”
“Tapi Alex enggak bisa tante caranya”
“Sudah, kamu diam saja biar tante yang ajherin kamu yah” kata tante Maria padaku .

Mulailah tangannya mengelus kontolku biar bangun kembali tapi aku juga enggak tinggal diam aku coba mengelus-elus memek tante Maria yang di tumbuhi bulu mulus .

“Lex jilatin donk mempunyai tante yah” katanya .
“ tante Alex enggak bisa, nanti muntah lagi”
“Coba saja Lex”

tante pun langsung mengambil posisi 69 . Aku di bawah, tante Maria di atas dan tanpa pikir panjang tante Maria pun mulai mengulum kontolku .

“Achh . . hgghhghh . . tante ”

Aku pun sebenarnya ada rasa geli tapi ketika kucium memek tante Maria tidak berbau apa-apa . Aku mau juga menjilatinya kurang lebih baunya memek tante Maria seperti wangi daun pandan (asli aku juga bingung kok bisa gitu yah) aku mulai menjilati memek tante Maria sambil tanganku melepaskan kaus u can see tante Maria dan juga melepaskan kaitan BH-nya, kini kami sama-sama telanjang bulat .

tante Maria pun masih asyik mengulum kontolku yang masih layu kemususan tante Maria menghentikannya dan berbalik menghadapku langsung mencium bibirku dengan nafas yang penuh birahi dan menderu .

“Kamu tahu enggak mandi kucing Lex” kata tante Maria .

Aku cuma menggelengkan kepala dan tante Maria pun langsung menjilati leherku menciuminya sampai-sampai aku menggelinjang hebat, ciumannya berlanjut sampai ke putingku, dikulumnya di jilatnya, lalu ke perutku, terus turun ke selangkanganku dan kontolku pun mulai bereaksi makin keras . Dijilatinya paha sebelah dalamku dan aku cuma menggelinjang hebat karena di bagian ini aku tak ada daya membatalkan rasa geli campur kepuasan yang begitu dahsyat . tante Maria pun langsung menjilati kontolku tanpa mengulumnya seperti tadi dia menghjilat-hjilat bijiku dan juga terus sampai-sampai lubang pantatku pun dijilatinya sampai aku merasakan anusku basah .

Kulihat toket tante Maria makin keras, tante Maria menjilati sampai ke betisku dan kembali ke bibirku dikulumnya sambil tangannya mengocok kontolku, tanganku pun meremas toket tante Maria . Entah mengapa aku jadi ingin menjilati memek tante Maria, langsung tante Maria kubheringkan dan aku bangun, langsung kujilati memek tante Maria seperti menjilati es krim .

“Achh . . uhh . . hhghh . . acch Lex enak banget terus Lex, yang itu isep jilatin Lex” kata tante Maria sambil menunjuk sesuatu yang menonjol di atas bibir memeknya .

Aku langsung menjilatinya dan menghjilatnya, banyak sekali lendir yang keluar dheri memek tante Maria tanpa sengaja tertelan olehku .

“Lex memasukan donk tante enggak tahan nih”
“ tante bagaimana caranya?”

tante Maria pun menyuruhku tidur dan dia jongkok di atas kontolku dan langsung menancapkannya ke dalam memeknya . tante Maria naik turun seperti orang naik kuda kadang melakukan gerakan maju mundur . Setengah jam kami bercumbu dan tante Maria pun menggelinjang hebat .

“Lex tante mau keluar nih eghh . . huhh achh” teriak tante Maria .

Akupun di suruhnya untuk menaik turunkan pantatku dan tak lama kurasakan ada sesuatu yang hangat mengalir dheri dalam memek tante Maria . Hmm sungguh pengalaman pertamaku dan juga kurasakan memek tante Maria mungurut-urut kontolku dan juga menyedotnya . Kurasakan tante Maria telah klimak dan permainan kami terhenti sejenak .tante Maria tidak mencabut kontolku dan membiarkanya di dalam memeknya .

“Lex nanti kalau mau kencing kaya tadi bilang ya” pinta tante Maria padaku .

Akupun langsung mengiyakan tanpa mengetahui maksudnya dan tante Mariapun langsung mengocok kontolku dengan memeknya dengan posisi yang seperti tadi .

“Achh . . tante enak banget achh . ., gfggfgfg . .” kataku dan tak lama aku pun merasakan hal yang seperti tadi lagi .
“ tante Alex kayanya mau kencing niih”

tante Maria pun langsung bangun dan mengulum kontolku yang masih lengket dengan cairan kecewekanya, tanpa malu dia menghjilatnya dan tak lama muncratlah cairan maniku untuk yang ke 2 kalinya dan seperti yang pertama tante Maria pun menelannya dan menghjilat ujung kepala kontolku untuk menyedot habis maniku dan akupun langsung lemas tapi disertai kepuasan yang alang kepalang .

Kami pun langsung mandi ke kamar mandi berdua dengan telanjang bulat dan kami melakukannya lagi di kamar mandi dengan posisi tante Maria menungging di pinggir bak mandi . Aku melakukannya dengan cermat atas arahan tante Maria yang hebat . Selasai itu jam pun menunjukan pukul 1 siang langsung makan siang dengan telur dadar buatan tante Maria, setelah itu kamipun capai sekali sampai-sampai tertidur dengan tante Maria di sampingku, tapi tanganku kumasukkan di dalam celana dalam tante Maria . Kami terbangun pada pukul 3 sore dan sekali lagi kami melakukannya atas permintaan tante Maria, tepat jam 4:30 kami mengakhiri dan kembali mandi, dan rombongan ibu-ibu pun balik pukul 6 sore .

“Lex kamu telah oke?” tanya Mamiku .
“Sudah mam, aku telah seger n fit nih” kataku .
“Kamu kasih makan apa Ni, si Alex sampai-sampai langsung sehat” tanya Mami sama tante Maria .
“Hanya bubur ayam sama makan siang telur dadar terus kukasih saja obat anti panas” kata tante Maria .

Esoknya kamipun balik ke jakarta dan di mobil pun aku duduk di samping tante Maria yang semobil denganku . Mami yang menyopir direkani Ibu Herman di depan . Di dalam mobilpun aku masih mencuri-curi memegang barangnya tante Maria .

Sampai sekarang pun aku masih suka melakukannya dengan tante Maria bila rumahku kosong atau terkadang ke panasel dengan tante Maria . Sekali waktu aku pernah mengeluarkan pejuhku di dalam sampai 3 kali . Kini tante Maria telah dikarunia 2 orang anak yang mengnafsukan . Baru kuketahui bahwa suami tante Maria rupanya menagalami ejakulasi dini . Sebenarnya kini aku bingung akan status anak tante Maria .

Yah, begitulah kisahku sampai sekarang aku tetap menjadi PIL tante Maria bahkan aku jadi lebih suka dengan cewek yang lebih tua dheriku . Pernah juga aku menemani seorang kenalan tante Maria yang nasibnya sama seperti tante Maria, memmempunyaii suami yang ejakulasi dini dan suka daun muda buat obat awet muda, dengan menelan air mani pria muda .

Ngintip Teman Mama Pakai Daster Duduk Ngangkang by Critasex.orgCerita Dewasa, Cerita Seks Hot, Cerita Mesum, Cerita ngewe, Cerita Panas, Cerita Ngentot, Kisah Pengalaman Seks, Cerita Porno, Cerita Bokep indo.

itil service desk
Ngintip Teman Mama Pakai Daster Duduk Ngangkang
by: | Rating: 5